Thursday, 7 January 2016

Cerpen Kompas Anak Oto-Bot





OTO-BOT
Kompas Anak, Minggu, 13 Desember 2015

Haduuuuuh......Profesor Teri lagi garuk-garuk. Dia baru saja menciptakan sebuah robot serbaguna. Tapi Professor Teri lupa bagaimana cara menghidupkan si robot. Bagaimana ya??? Ada yang bisa bantu nggak???

Dongeng dan cerpen anak yang kubaca di beberapa majalah anak dan sisipan khusus anak di koran Indonesia selama ini jarang memuat cerita-cerita tentang robot. Padahal bocah-bocah di rumah senang sekali dengan yang namanya cerita robot, baik yang di film animasi ataupun buku-buku aktivitas menggambar. Yang mereka pilih adalah yang serba robot-robotan. Mengapa seperti itu?...
Selidik punya selidik, anak laki-laki memang menyukai cerita dengan tokoh-tokoh robot. Apalagi yang da adegan perang, kejar-kejaran, balapan, tembak-tembakan. Bahkan saya pun ditantang membuat cerita robot yang mereka gemari. Nah, lho... jadi bingung juga saya ditodong sama anak kecil. Gengsi juga kalau tidak bisa. 

Baiklah, setelah mengamati cerita-cerita robot kesukaan mereka, saya tantang balik mereka. Saya beri cerita sambil melihat reaksi mereka. Maklum, saya eliminasi unsur adegan perang dan pertarungan yang bukan saya banget. Saya ciptakan tokoh robot imut yang serba guna. Bisa diajak bermain sepak bola, membersihkan rumah sampai mengerjakan PR. Untunglah mereka suka. Bahkan menambahkan tugas robot serbaguna, yaitu; menyetel musik, memasak, membetulkan genteng. Baiklah, banyak permintaan, banyak ide cerita bertebaran. Eksekusi tinggal menunggu waktu yang tepat. ^_^

Yang saya tekankan disini adalah ide cerpen bertema robot untuk anak-anak sebenarnya sangat disukai. Karena majalah dan koran anak jarang memuat tema seperti ini, jadinya tidak banyak juga yang muncul. Untunglah  Majalah Bobo dan Koran Kompas Anak mau memuat tema-tema cerita robotik semacam ini. Sehingga jenis cerita anak bisa beragam. Selain cerita anak bertema robot, tema futuristik atau yang menceritakan masa depan di majalah anak juga masih jarang ditemui.  Ini bisa menjadi pilihan ide cerita yang masih sangat luas untuk digali dan dieksplorasi. 

Memang selama ini cerpen yang dimuat di majalah anak atau di sisipan koran minggu kebanyakan bertema keseharian dengan memberikan pesan budi pekerti. Ini bisa kita siasati dengan menambahkan unsur robotik-nya sebagai tokoh dalam cerita. Awalnya mungkin akan terasa kaku dan aneh. Namun, lama kelamaan akan terbentuk juga pola membuat cerpen robotik gaya kita sendiri. Yang pasti, practice makes perfect. (*)  

1 comment:

fifadila dila said...

bidibip...pidibip...oto-bot beraksi, pidibip...