Friday, 23 December 2016

Lindungi Bumi, Selamatkan Dunia


Judul Buku   : Komik Muslim Cilik Sayangi Bumi
Penulis         : DK Wardhani
Penerbit       : Qibla
Tahun Terbit : 2016
Tebal buku   : 120 halaman


Komik menjadi sarana tepat untuk hiburan anak sekaligus menyelipkan pesan-pesan baik bagi mereka. Tak heran begitu banyak buku komik untuk anak mulai bertebaran di toko buku. Segala jenis tema, judul dan pembelajaran bisa didapat dari komik. Salah satunya adalah Komik Muslim Cilik Sayangi Bumi.

Sejak tahun 1980an, Mantan Wakil Presiden Al-Gore aktif mengampanyekan bahaya lubang ozon yang mengakibatkan efek rumah kaca di bumi. Dalam majalah National Geography pula secara rutin tiap bulannya menyisipkan ulasan pendek atau hasil riset panjang dampak global warming yang ditemukan para peneliti di lapangan; gletser Artik yang makin menipis, pulau-pulau kecil di Samudra Pasifik yang terendam laut, salju abadi puncak Jayawijaya yang diperkirakan lenyap ditahun 2020 sampai penelitian tentang kota Jakarta yang terancam tenggelam.

Masalah global warming dan ancamannya ini sudah cukup lama diketahui masyarakat luas. Namun tidak banyak pula aksi nyata individu untuk mengupayakan lubang lapisan ozon tidak bertambah lebar. Hasil olahan minyak bumi untuk bahan bakar pabrik dan kendaraan makin banyak permintaannya. Membuang sampah ke jalan dari balik mobil juga masih sering terlihat. Hutan-hutan penyaring karbon malah semakin habis untuk lahan perumahan dan perkebunan.

Tidak sedikit masyarakat yang berpikir bahwa penghijauan adalah urusan pemerintah saja. Banyak sekali yang mengutuk keras-keras aksi pembakaran hutan dan meneriakkan minimnya kebijakan pemerintah untuk menjaga hutan dari pembukaan lahan pertanian karet dan sawit liar. Namun masyarakat tetap tak sadar bahwa hal utama untuk menjaga bumi berada di tangan masing-masing individu, yaitu diri kita sendiri. Meskipun peran pemerintah sangat penting, namun diri kita-lah yang perlu mengubah kebiasaan sekecil apapun untuk melindungi bumi. Syukur-syukur bisa menyebarkan kebiasaan ini kepada keluarga dan masyarakat sekitar.

Peringatan dan himbauan saja tanpa diselingi kesadaran dan edukasi lingkungan secara matang, tidak akan mengubah apapun. Terlihat nyata meskipun masyarakat mengetahui dampak negatif efek rumah kaca sejak lama, tetap saja mereka enggan bertindak melakukan pencegahan karena belum memiliki kesadaran pribadi. Oleh karena itu dibutuhkan revolusi edukasi tentang lingkungan agar tidak semakin parah kerusakan di muka bumi. Edukasi lingkungan di sekolah memang sudah berjalan. Lebih efektif lagi bila dalam keluarga juga dikenalkan dan diterapkan edukasi lingkungan pada anak-anak. Namun bagaimana menjelaskan dampak kerusakan lingkungan pada anak-anak agar mereka paham?

Komik Muslim Cilik Sayangi Bumi ini menjawab pertanyaan para orangtua yang ingin mengajarkan anak sejak dini tentang pentingnya menjaga bumi. Tentunya sambil membaca dan mendapat hiburan, anak diajak berdiskusi bersama. Diskusi dan aktivitas bersama keluarga bisa lebih efektif mengajak anak-anak mengenal alam dan lingkungan sekitarnya.

Komik ini berisi 12 cerita dilengkapi hadist sebagai teladan dan perilaku dari Nabi Muhammad saw yang mengajak pembaca cilik menjaga lingkungan tetap lestari untuk umat manusia. Jadi disetiap cerita terdapat pesan yang padat dengan cerita yang menghibur. Contohnya di cerita pertama upaya Kakek menanam pohon di halaman rumah, usahanya menjaga pohon sejak dari biji berkecambah dari panas, hujan lebat, rumput, gulma, dan gangguan bola nyasar hingga menjadi pohon besar dan berbuah lebat. Tidak hanya anak-anak dan lingkungan yang senang berteduh di bawah pohon namun juga burung, kelelawar, bunglon dan teman-teman mereka. Selain ilustrasi dan cerita yang menarik, diselipkan hadis tentang menanam pohon sebagai sedekah.


Menambal baju, sepatu, dan benda-benda lain yang masih cukup bagus juga ada teladannya dari Nabi Muhammad saw. Dari HR Rahmad “Aisyah berkata, “Rasulullah saw menisik bajunya, menambal sandalnya, dan melakukan apa yang para suami lakukan di rumah mereka.” (Komik Muslim Cilik Sayangi Bumi, halaman 90). Dari cerita ini dapat kita ambilkan contoh dan aksi nyata untuk anak-anak bahwa bersikap hemat merupakan sunah wajib. Selain itu dengan berhemat dan mereparasi barang, kita bisa mengurangi sampah dengan cara daur ulang. Ini adalah cara nyata melindungi bumi dari tumpukan sampah yang juga menghasilkan gas karbon berbahaya untuk bumi. (*)


Baca juga Resensi ini:

1 comment:

Soraya Serumah said...

Selamat Siang Mbak Dila,

Saya sedang blogwalking dan menemukan blog anda. Wah edukatif sekali bukunya.
Saya Soraya dari http://serumah.com.
Saat ini trend berbagi ruangan/roomsharing sangat marak di kota besar. Kami berinisiatif untuk membuat situs pencari teman sekamar/roommate agar orang-orang yang ingin menyewa tempat tinggal (apartemen, rumah atau kost) dapat berbagi tempat tinggal dan mengurangi biaya pengeluaran untuk tempat tinggal. Berawal dari ide tersebut, website serumah.com diluncurkan pada awal tahun 2016.

Saat ini saya meminta bantuan anda untuk menuliskan artikel review mengenai serumah.com di situs blog anda. Saya dan Tim Serumah sangat menghargai jika Anda bersedia untuk memberikan review terhadap website kami dan menerbitkannya di blog anda.

Mohon hubungi saya jika ada pertanyaan lebih lanjut. Saya ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatannya.

Soraya F.
Cataga Ltd.
soraya.serumah@gmail.com
http://serumah.com/